Anak – anak dan dewasa memiliki kebutuhan tidur yang berbeda karena pada masa kanak – kanak mereka membutuhkan istirahat ekstra guna menjaga tahap perkembangan dan pertumbuhan fisik dan mental agar stabil dan bisa maksimal. Sayangnya, tidak jarang anak – anak yang sulit untuk tidur karena berbagai alasan. Salah satu alasan yang paling sering dikemukakan adalah keadaan kamar tidur yang kurang nyaman sehingga membuat anak enggan untuk berlama – lama menghabiskan waktunya disana. Lantas, bagaimana menata kamar tidur anak supaya ia bisa tidur dengan nyenyak dan pertubuhan serta perkembangan fisik dan mentalnya berjalan dengan baik dan maksimal ?

Tips Cara Menata Kamar Tidur Anak

Supaya anak bisa tidur cukup serta nyenyak, maka sudah pasti ia pun membutuhkan kamar yang nyaman baginya. Kenyamanan kamar ini tentu saja dinilai dari banyak hal namun, yang paling penting Anda bisa menyimaknya di bawah ini.

Kasur

Pilihlah kasur yang membuat anak nyaman saat tidur maupun saat memiliki aktivitas lain di atasnya seperti bermain agar anak betah. Kasur dengan lateks murni dan memory foam akan lebih baik untuk anak – anak karena kasur itu tidak terlalu memantul seperti kasur pegas atau spring bed. Selain itu, kasur dengan bahan lateks murni atau memory foam yang bisa menyebar ratakan titik berat tubuh sehingga bentuk kasur akan menyesuaikan bentuk tubuh juga akan sangat baik guna menunjang pertubuhan anak – anak.

Kasur dengan bahan dasar lateks dan memory foam pada permukaannya memang sama – sama baik bagi anak karena karateristik dan ketahanan mereka jika digunakan anak untuk bermain. Akan tetapi, apabila anak Anda termasuk anak yang sensitif dan mudah terkena alergi dari debu yang mudah menempel di kasur maka, pilihlah jenis kasur yang memiliki lateks murni pada permukaannya. Memang kasur yang memiliki bahan lateks murni akan lebih mahal dari kasur memory foam namun, manfaatnya akan jauh lebih baik.

Sedangkan jika anak tidak memiliki masalah alergi, kasur dengan memory foam dibagian atasnya bisa dipilih karena lebih hemat dan ekonomis. Teteapi, sekali lagi jika kemungkinan anak sensitif, ambilah jalan aman dan pilihlah kasur dengan lateks murni.

Untuk mempermudah pilihan dalam memilih kasur mana yang paling cocok, mungkin Anda bisa langsung memilih kasur Lateks Kingaru. Kasur lateks ini bukan hanya terdiri dari sekedar lateks murni saja namun, penggabungan dari bahan material lain yaitu memory foam, high resillience foam, dan support foam.

Dengan penggabungan keempat bahan tersebut membuat kasur Kingaru sangat baik untuk menjadi kasur anak Anda karena, pada lapisan atas kasur Kingaru terdapat lateks murni yang akan mencegah anak untuk terkena alergi dan bisa membuat bentuk kasur mengikuti bentuk tubuh, kedua, lapisan memory foam di bawahnya menambah keempukan kasur namun juga tidak membuatnya terlalu memantul, ketiga, high resillience foam dan support foam yang ada pada lapisan bawah membuat kasur kuat dan kokoh serta tahan apabila anak bermain – main di atasnya bahkan untuk melompat – lompat sekaligus.

Selain kelebihan di atas, kasur Kingaru juga sangat mudah dibersihkan karena sarung pembungkus kasur bisa dengan mudah dilepas dan dibersihkan. Dengan begini, Anda tidak perlu khawatir jika anak bermain – main di atas kasur.

Bantal

Untuk urusan bantal, teknik memilihnya agak berbeda dengan kasur. Apabila untuk kasur, Anda bisa langsung menentukannya karena itu digunakan untuk seluruh tubuh tetapi, tidak bisa begitu dengan bantal.

Untuk bantal yang hanya digunakan untuk kepala, Anda sebaiknya mencoba bantal – bantal tersebut dulu kepada Anak dan memintanya untuk memilih salah satu. Mengapa demikian ? ini karena ada sebagian anak yang suka bantal mereka lebih empuk, ada sebagian yang suka bantal mereka lebih keras dan lain sebagainya.

Kasus khusus bagi anak yang masih suka tidur tengkurap, Anda bisa membantu mereka agar bagian perut tidak terlalu tertekan dan dada tidak terasa sesak dengan memilih bantal yang sangat lembut. Sedangkan untuk anak yang suka tidur miring, Anda bisa memberikan bantal yang agak keras untuk ditaruh di antara kedua lutut guna menyeimbangkan tulang panggul.

Bed Sheet dan Bed Cover

Untuk bed sheet, Anda bisa memberikan anak bed sheet dari bahan katun tapi ingat, bukan bahan katun bercampum dengan polyester ya karena, bahan tersebut bisa membuat anak berkeringat di tengah malam.

Sedangkan untuk bed cover, sebelum Anda memutuskan untuk memberi anak bed cover, pastikan dahulu apakah anak Anda  termasuk yang nyaman atau tidak nyaman menggunakan bed cover. Apabila ia termasuk anaka yang tidak nyaman menggunakan bed cover namun, Anda tetap memberinya satu maka dijamin ia tidak akan nyaman selama tidur karena sibuk untuk mengalihkan bed cover dari tubuhnya. Apabila anak termasuk yang suka menggunakan bed cover maka, pilihlah bed cover yang nyaman dan dingin agar anak merasa nyaman seperti bed cover dari bahan serat bambu atau katun murni.

Mengenai warna keduanya, alih – alih memadankan warna bed sheet dan bed cover seperti yang ada pada kamar Anda. Mintalah anak untuk memutuskan sendiri kira – kira bed sheet dan bed cover motif apa yang ingin mereka miliki agar ia semakin nyaman dan betah dikamarnya serta membuat tidur anak semakin nyenyak.

Cahaya

Entah anak suka tidur dengan lampu menyala atau tidak tetapi sebenarnya tidur dengan lampu padam adalah opsi terbaik guna mendukung tumbuh kembangnya. Bagi anak yang terbiasa untuk tidur dalam ruangan gelap, hal ini tidak akan menjadi masalah. Tetapi sebaliknya akan terjadi pada anak yang terbiasa tidur dengan lampu.

Supaya anak yang terbiasa tidur dengan cahaya atau lampu pada akhirnya bisa tidur tanpa cahaya, Anda sebagai orang tua bisa menyakinkan anak bahwa tidak akan ada yang terjadi saat gelap dan berilah ia lampu tidur sebagai permulaan.

Pada pagi hari, jika cuaca di daerah Anda sudah terlihat sangat terang meskipun waktu belum menunjukan saatnya Anak bangun maka solusinya adalah dengan memilih tirai yang tebal dan tidak bisa ditembus oleh cahaya agar anak tidak terganggu dengan silaunya cahaya pagi.

Warna Kamar

Mengenai warna kamar sebenarnya warna kamar yang lebih gelap bisa memicu anak yang sulit tidur untuk bisa tidur dengan lebih baik. Tetapi akan aneh bukan jika mencat kamar anak dengan warna gelap untuk itu, pilihlah warna – warna yang lembut namun tidak terlalu cerah seperti burgundy, royal blue, forest green atau ungu.

Pengertian

Langkah terakhir yang harus Anda lakukan jika Anda sudah melakukan tips – tips menata kamar anak di atas adalah dengan memberinya pengertian mengenai pentingnya tidur. Berilah anak pengertian dengan memberikan contoh dan bukannya memberikan penjelasan panjang lebar yang sulit dimengerti anak.

Semoga tips – tips di atas benar – benar bisa membantu Anda untuk membuat anak tidur lebih nyenyak dan membuat tumbuh kembangnya berjalan secara maksimal di usia emasnya kini.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *